Warung Informasi yang menyajikan Berita Terkini, Belanja Online, Free Download MP3, Free Download Software dan Fasilitas TV On Line

Tampilkan postingan dengan label Gossip Jalanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gossip Jalanan. Tampilkan semua postingan


JIKA Anda wanita, kemudian diminta menggambar alat kelamin pria yang ideal menurut Anda, bisakah Anda melakukannya? Apakah Anda kemudian puas dengan hasil gambar Anda?
Sebuah tayangan program dari Elite Daily bertajuk Women Draw Their Perfect Penis l Elite Daily, yang dipublikasikan pada Selasa (14/5) menggambarkan ekspresi atau reaksi dari wanita.
Elite Daily meminta sekelompok wanita untuk menggambar alat kelamin pria yang ideal bagi mereka. Tapi sebelum mereka mengangkat alat tulis, mereka sempat ditanya seperti apa alat kelamin pria yang ideal buat mereka (Lihat Video).
Dilansir Metro, Rabu (15/4), tidak ada jawaban konklusif dari para wanita tersebut. Dan gambar-gambar alat kelamin pria yang muncul, begitu bervariasi. Apakah Anda sendiri diam-diam pernah mencobanya? (adk/jpnn)

Sumber : www.jpnn.com

Beredar Nama Sejumlah Artis Cantik Yang bisa dibooking & Tarifnya

Diposting oleh Unknown Selasa, 12 Mei 2015

Polisi menangkap AA, seorang model panas di sebuah hotel berbintang di Jakarta. Dalam kasus ini, polisi menetapkan RA, sang mucikari sebagai tersangka. RA diduga memiliki banyak wanita yang siap ditawarkan.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Wahyu Hadiningrat menjelaskan RA memiliki sekitar 200 PSK. Namun tak semuanya dari kalangan artis dan model.

Dari penuturan tersangka RA, tarif 200 lebih PSK yang dua dimiliki berkisar Rp 80-200 juta. "Calon pelanggan harus membayar DP 30 persen pada H-2," kata Wahyu.

Sejak penangkapan AA, beredar sejumlah nama artis dan model yang bisa dibooking lengkap dengan tarifnya. Nama-nama ini disebarkan lewat pesan berantai. Diduga nama-nama itu berasal dari forum dunia malam. Menurut para penikmat dunia malam, prostitusi artis ini memang bukan barang baru. Namun jaringannya sangat tertutup.

Berikut inisial sejumlah nama artis dan model dalam forum tersebut yang kabarnya bisa dibooking.

1. TB Rp 200 juta
2. JD Rp 150 juta
3. RF Rp 60 juta
4. CS Rp 60 juta
5. MT Rp 55 juta
6. KA Rp 55 juta
7. SB Rp 55 juta
8. CW Rp 50 juta
9. PUA Rp 45 juta
10. NM Rp 40 juta
11. CT Rp 40 juta
12. UJ Rp 35 juta
13. LM Rp 35 juta
14. DL Rp 30 juta
15. BS Rp 30 juta
16. AA Rp 25 juta
17. FNP Rp 20 juta

Bukan perkara mudah membooking para artis ini. Syarat pertama, pelanggan harus menjamin kerahasiaan artis. Harga wah itu belum termasuk tiket dan hotel. Jadwal kencan diatur sang artis. Dan harga tersebut hanya untuk sekali kencan.

Kasus AA begitu heboh diberbagai media. Kasus sudah ditangan polisi makin berkembang kayak bola salju. Secara pribadi semua jenis prostitusi pastinya saya tidak setuju. Namun aneh bin ajaib, polisi seolah-olah mengelola issu ini menjadi hal yang sangat luar biasa. Hampir tiap hari puluhan PSK ditangkap di seluruh Indonesia, namun semua biasa-biasa saja ditangani aparat hukum. Ditangkap dan dilepas kembali. Hampir gak ada terkena implikasi hukum. Entah udang jenis apa yang sembunyi dibalik batu dan batu jenis apa yang menindih batu tempat udang bersembunyi

Sumber : www.merdeka.com

Ahok Rela Digulingkan

Diposting oleh Unknown Kamis, 26 Februari 2015


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tak bisa menerima usulan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah agar memasukkan anggaran 'siluman' sebesar Rp 12,1 triliun ke dalam APBD 2015. Disebut 'siluman' karena dana tersebut dialokasikan untuk pembelian perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) dan sejumlah alat yang belum mendesak.

Bahkan Ahok rela digulingkan dari jabatannya sekarang demi menolak usulan DPRD Jakarta tersebut. "Saya rela berhenti pun asal Rp 12,1 triliun tidak masuk ke APBD. Bagi saya itu pencurian tidak pantas, kita butuh rusun lebih banyak, masih banyak orang susah. 48 Persen sekolah di DKI buruk bangunannya," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2015).

Bagi Ahok, sebaiknya dana Rp 12,1 triliun itu dialokasikan untuk membangun rumah susun sewa (rusunawa) untuk warga Ibu Kota yang kurang mampu. Dalam perhitungan Ahok dengan dana sebesar itu bisa digunakan untuk membuat 60 ribu unit rusunawa dengan desain yang mewah.

"Kalau kita bangun rusun satu unit pakai Rp 200 juta sudah mewah nih. Anda kalau Rp 2 triliun bisa bangun 10 ribu unit. Kalau Rp 12 triliun kali 6 berarti 60 ribu unit. Saya ngarapin bangun 60 ribu unit buat rusun saja, duitnya nggak ada katanya," kata mantan Bupati Belitung Timur itu.

Suami Veronica Tan itu kemudian mengingatkan bahwa, saat ini masih banyak warga miskin di Jakarta yang tinggal di pinggir sungai, atau di pinggir rel kereta api. Masyarakat miskin itu rentan terserang penyakit.

Menurut Ahok, jika kepada warga miskin tersebut diberikan rumah susun yang baik, tempat usaha, dan jaminan kesehatan tentu akan lebih baik.

Hari ini anggota DPRD Jakarta akan mengusulkan penggunaan hak angket untuk Ahok. Namun mantan politisi Partai Gerakan Indonesia Raya itu mengaku tak gentar dan tidak mau ambil pusing.

"Saya nggak mau berpolemik. Saya selalu percaya kalau mau berantas korupsi harus transparan. Saya pikir nggak usah pusingin lah. Saya konsentrasi kerja saja supaya bisa beres. Nanti orang Jakarta bisa tahu kok mana yang benar mana yang nggak, mana yang berpihak pada rakyat mana yang nggak," kata Ahok.

Sumber : DetikCom

Jokowi Batalkan Pelantikan Komjen Budi Gunawan

Diposting oleh Unknown Rabu, 18 Februari 2015

Komjen (Pol) Budi Gunawan tak jadi dilantik sebagai kapolri oleh Presiden Joko Widodo.  
PDIP sebagai parpol pendukung Jokowi mengaku kecewa dengan batalnya mantan ajudan Megawati Soekarnoputri itu naik pangkat.

"Pertama, tentu kami kecewa karena sampai tadi kami harapkan Jokowi lantik BG. Kedua itu baru diumumkan Jokowi," kata Ketua DPP PDIP Trimedya Pandjaitan di Gedung KK1 DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2015).

Dia menegaskan kalau DPR terutama Komisi III belum menentukan sikap terkait persoalan ini. Namun, dia mengisyaratkan DPR akan membahas persoalan ini pasca masa sidang II.

"Kita tunggu suratnya untuk kemudian DPR bersikap. Akan terima atau tidak, yang jadi problem ini di Undang-Undang itu kan 20 hari yang artinya masa aktif sidang. Kami akan bahas ini setelah DPR masuk lagi, apa terima Badrodin Haiti jadi Kapolri," sebut Wakil Ketua Komisi III DPR itu.

Selanjutnya, kata dia, PDIP akan melakukan rapat internal terkait pengumuman Jokowi ini. Persoalan ini harus dibahas secara bersama oleh internal partai.

"Kami akan rapat internal, enggak bisa Trimed punya sikap sendiri. Di tengah rapat, kami dapat info di online dapat info seperti itu, kami perlu konsolidasi dulu," tuturnya.
Sumber : DetikDotCom

KADO PAHIT HUT SUMBAWA KE 54

Diposting oleh Unknown Kamis, 24 Januari 2013

SEKITAR 500 orang melakukan penyerangan secara spontan terhadap permukiman tertentu di Sumbawa Besar, ibukota Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Aksi ini diduga dipicu oleh isu bernuansa Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA), Selasa, sekitar pukul 13.00 Wita.

Informasi yang himpun menyebutkan, dalam aksi penyerangan itu, sejumlah tempat ibadah agama tertentu dirusak massa yang termakan isu. Rumah dan toko pun di beberapa lokasi menjadi sasaran amukan warga, hingga beberapa rumah yang dihuni komunitas tertentu dibakar massa, dan sejumlah kendaraan juga dirusak.


Aksi penyerangan itu, bermula dari unjuk rasa yang dilakukan sekitar 200 orang di jalan Yos Sudarso, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, sekitar pukul 13.00 Wita.

Pengunjuk rasa didominasi oleh sanak keluarga dari Arniati, wanita yang dinyatakan tewas pada Minggu (20/1) dini hari, yang dilaporkan akibat kecelakaan lalu lintas, namun sanak keluarganya meragukan penyebab kematiannya, karena di tubuh korban ditemukan tanda-tanda kekerasan.


Sebelum dinyatakan tewas, Arniati bersama pacarnya yang anggota polisi Brigadir I Gede Eka Suarjana, keluar bermalam Minggu, menggunakan sepeda motor dengan cara berboncengan.

Sanak keluarga Arniati mencurigai wanita muda itu dibunuh, bukan kecelakaan lalu lintas, dan kecurigaan itu berkembang menjadi amarah ketika semakin banyak isu yang beredar. Antara lain isu yang menyebutkan hasil visum ditemukan tanda-tanda kekerasan, yang dikait-kaitkan dengan kekerasan pada alat kelamin.


Keluarga korban yang mendapat simpati dari warga lainnya, semakin marah ketika mendapat laporan dari pihak kepolisian kematian Arniati murni kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, pada Selasa (22/1) keluarga korban dan warga lainnya yang jumlahnya lebih dari 200 orang menggelar unjuk rasa, sekaligus sebagai aksi protes terhadap pernyataan polisi yang menyatakan penyebab kematian tersebut murni kecelakaan lalu lintas.

Unjuk rasa itu berkembang menjadi aksi anarkis, sehingga hendak menyasar tempat ibadah tertentu, namun dihalau oleh aparat kepolisian yang dibantu satuan TNI.

Sempat terjadi ketegangan hingga massa pengunjuk rasa nyaris bentrok dengan aparat keamanan, ketika polisi hendak menangkap seorang pengunjuk rasa yang dikenal dengan nama Slank yang diduga sebagai provokator aksi anarkis.

Massa aksi sempat melempari batu dan benda keras lainnya ke arah tempat ibadah tersebut, hingga massa aksi yang jumlahnya terus bertambah hingga mencapai lebih dari 500 orang, melakukan pengrusakan dua tempat ibadah, serta merobohkan pintu gerbang.

Massa aksi kemudian bergerak ke lokasi lain, dan sekitar pukul 16.00 Wita, massa aksi melakukan pengrusakan terhadap toko UD Dinasty milik Wayan Rantak, hingga mencuat aksi pejarahan barang dagangan. Rumah warga tertentu lainnya dilaporkan dirusak dan dibakar.

Hingga berita ini diturunkan, ketegangan masih terjadi, dan kelompok masyarakat masih terus berada di jalan umum, seolah-olah mencari komunitas tertentu. Namun, aparat kepolisian yang dibantu satuan TNI dilaporkan tengah berupaya mengamankan situasi, dan berupaya meredam isu-isu pemicu amarah warga.



KUMPULAN BERITA KERUSUHAN SUMBAWA
Liputan 6 SCTV
TVOne
TVOne
MetroTV
Metro TV
Youtube
Youtube
MNCTV